Intelijen AS Bantu Ukraina Bunuh Jenderal Rusia di Medan Pertempuran

Berita

Surat kabar harian New York Times (Times) melaporkan bahwa intelijen AS telah membantu pasukan Ukraina melawan banyak jenderal Rusia dalam perang di Ukraina. The Times mengutip informasi dari sejumlah pejabat senior AS.

, menurut Times, Amerika Serikat memberikan informasi tentang pergerakan pasukan Rusia dan lokasi mereka, serta catatan lain di pangkalan lapangan pasukan Rusia dan Ukraina, meskipun informasi menjadi umum.

Pentagon dan Gedung Putih belum menanggapi pertanyaan Reuters tentang masalah ini.

Pejabat Ukraina mengatakan mereka membunuh sekitar 12 jenderal Rusia di medan perang, kata Times. Namun, para pejabat AS menolak untuk mengatakan berapa banyak jenderal Rusia yang tewas akibat informasi intelijen AS.

Pada akhir Maret, Ukraina mengumumkan bahwa setidaknya tujuh jenderal Rusia tewas dalam perang di Ukraina.

Rendahnya moral tentara Rusia disebut-sebut sebagai alasan mengapa komandan senior mereka harus langsung terjun ke garis depan pertempuran.

Perlawanan pihak Ukraina yang keras kepala, peralatan perang Rusia yang buruk dan banyaknya korban di pihak Rusia diduga menjadi penyebab rendahnya efektivitas tempur pasukan Rusia.

Tentara Rusia diyakini menggunakan sistem komunikasi terbuka seperti telepon seluler dan radio analog, yang sangat mudah dicegat dan dapat mengungkap keberadaan jenderal mereka.

Pejabat yang dekat dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mengatakan kepada The Wall Street Journal bahwa badan intelijen militer Ukraina ditugaskan untuk menargetkan pejabat senior militer Rusia.

Leave a Reply

Your email address will not be published.