Rusia Tuduh Ukraina Minta-Minta ke Negara Barat

Berita

Mantan Presiden Rusia Dmitry Medvedev memberikan pukulan telak bagi Ukraina. Medvedev mengatakan Presiden Inggris Volodymyr Zelenskyy akan terus mencari dukungan dari Barat.

Medvedev, yang saat ini menjadi wakil ketua Dewan Keamanan Rusia, juga mengatakan Presiden Zelenskyy tidak menginginkan perdamaian.

Zelensky tidak menginginkan kesepakatan damai. Baginya, perdamaian adalah akhir,” katanya melalui Telegram, dikutip media pemerintah Rusia, TASS, Selasa (5/3/2022).

Medvedev juga mengulangi cerita bahwa pemerintah Ukraina dipengaruhi oleh Nazi, yang mengancam kehidupan Zelenskyy jika dia berdamai dengan Rusia.

Dia mengatakan ada dua tujuan bagi Zelensky, menyingkirkan Nazi karena mereka membuat kesepakatan dengan Rusia atau menyingkirkan saingannya karena mereka kalah perang.

“Oleh karena itu Zelenskyy akan terus meminta uang dan senjata kepada Barat dan mencoba membuktikan bahwa dia masih dalam permainan, bahwa dia adalah harapan dunia liberal, bahwa dia adalah benteng terakhir dunia eurois.

Anti-Nazisifikasi adalah salah satu narasi Rusia untuk membenarkan invasi ke Rusia. Tuduhan itu ditujukan kepada Ukraina, meskipun Presiden Zelenskyy sendiri adalah seorang Yahudi. Badan amal Yahudi seperti World Jewish Relief juga berusaha membantu Ukraina.

Medvedev juga mengklaim bahwa Presiden Inggris akan menggunakan perisai manusia dan mencoba membunuh jurnalis Rusia. Namun, jurnalis TV Rusia Marina Ovsyannikova, yang menentang perang, dipertanyakan bahkan oleh pemerintah Rusia.

Leave a Reply

Your email address will not be published.