Usaha Pemkot Malang Mengurangi Pengangguran

Usaha Pemkot Malang Mengurangi Pengangguran

Ekonomi

gorevidalpages.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Malang meluncurkan Aplikasi Job Fair Active untuk mempermudah warga Malang mencari profesi.

Menurut data BPS, angka pengangguran terbuka di Kota Malang sebanyak 46.542 orang pada 2021. Oleh sebab itu, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Malang meluncurkan Aplikasi Job Fair Active sebagai opsi bagi para pencari kerja.

Wali Kota Malang Sutiaji yang hadir pada peluncuran dan nasihat teknis aplikasi berbasis android dan web hal yang demikian mengatakan, Kota Malang mempunyai jurus pemantapan pemulihan ekonomi pascapandemi, salah satunya dengan penguatan digitalisasi, seperti aplikasi Job Fair Active ini.

Usaha Pemkot Malang Mengurangi Pengangguran

“Efisiensinya banyak, tak perlu berkali-kali lamaran, salah satunya, juga bisa menghemat anggaran perusahaan untuk penyelenggaraan bursa kerja. Harapannya nanti dapat mengurangi penganggur terbuka kita,” katanya, Kamis (7/4/2022).

Sutiaji berkeinginan pemakaian aplikasi Job Fair Active ini lebih dipusatkan terhadap warga yang bertempat tinggal di Kota Malang.

Sementara itu Kepala Diskominfo Kota Malang Muhamad Nur Widianto menyuarakan aplikasi berbasis website (jobfair.malangkota.go.id) dan android ini yaitu penemuan yang dibangun secara kolaboratif dengan motivasi menguatkan smart city di Kota Malang.

“Aplikasi ini dibangun dengan kolaborasi regu pengembang smart city dan akademisi Universitas Brawijaya. Sebagian fitur favorit dalam aplikasi ini yaitu cari kerja tanpa melamar bagi pencari kerja, cari sumber tenaga manusia tanpa iklan, tersedia dashboard untuk perusahaan dan Disnaker PMPTSP Kota Malang untuk mendapatkan laporan perihal penempatan daya kerja secara real time,” ujarnya.

Dia menambahkan dalam aplikasi ini juga terdapat fitur perpesanan, konsultasi, kiat dan notifikasi. Dengan aplikasi ini, perusahaan juga dapat memangkas pengerjaan seleksi.

21 Perusahaan Gabung

Wakil Dekan Fakultas Ilmu Komputer Universitas Brawijaya Herman Tolle menyajikan dalam aplikasi ini mempunyai berjenis-jenis keunggulan, salah satunya yaitu fitur asesmen soft skill.

“Ada sekitar 100 soal, seperti psikotes dan cara dapat otomatis tahu kesanggupan soft skill dari pencari kerja, nanti dicocokkan dengan isu lowongan profesi yang ada. Perusahaan juga tak perlu pasang iklan di mana-mana. Kebutuhan memasukkan infonya di sini, keperluan daya kerjanya, butuh skill yang seperti apa. Nanti cara yang akan mencari secara otomatis dan memberi rekomendasi kandidat yang layak,” tuturnya.

Terobosan ini diapresiasi sejumlah perwakilan perusahaan pencari kerja ataupun para pencari kerja yang diundang mencontoh nasihat teknis.

“Hingga kami untuk pekerja betul-betul banyak dan tak mengamati waktunya. Harapannya dengan adanya aplikasi ini kami bisa memenuhi keperluan SDM secepatnya dan tak menunggu-nunggu acara bursa kerja lagi,” ujar Adinda, salah seorang perwakilan perusahaan finance di Kota Malang.

dikala ini, telah ada 21 perusahaan dan 192 orang pencari kerja yang teregistrasi dalam aplikasi Jobfair Active Kota Malang.

Leave a Reply

Your email address will not be published.